Friday, January 7, 2022
Tuesday, July 6, 2021
Thursday, June 10, 2021
Tuesday, January 12, 2021
Wednesday, January 6, 2021
Masih dalam tema tipis-tipis.
Bisa jadi karena masih dalam suasana belajar di akademi Covid yang diikuti oleh manusia sedunia in, maka bertahan hidup (survive) menjadi hal yang terpenting untuk terus diupayakan.
Tidak hanya menjaga kesehatan fisik, namun juga kesehatan mental.
Salah satu hal yang bisa jadi membuat kesehatan mental kita terganggu adalah saat adanya sebuah target yang tidak tercapai, saat impian yang didamba terasa semakin menjauh, dan perlahan kita mulai hilang harapan.
Jadi teringat pada film ‘Life of Pi’, tentang seorang remaja yang terombang-ambing berminggu-minggu di tengah lautan bersama seekor harimau buas yang bisa memakannya kapan saja.
Keberadaan harimau itu adalah ancaman? Jelas, sangat berbahaya dan mematikan.
Dan apa yang disimpulkan oleh Pi saat ditanya mengenai apa yang membuatnya bisa tetap bertahan? Apakah harapan? Ternyata bukan itu.
Yang membuatnya bertahan adalah karena setiap hari hidupnya selalu merasa terancam sehingga harus terus-menerusbersiaga meski di dalam tidurnya, karena ada harimau yang bisa menerkamnya kapan saja.
Dan tahukah, sahabat semua, karena adanya harimau itu, Pi menjadi memiliki tujuan yang jelas di setiap harinya. Apakah itu? Memberi makan harimau.
Ya, musuh terbesarnya menjadi penyelamat hidupnya, karena harimau itu memberikan ia kesiagaan dan tujuan hidup hari demi harinya.
Hari demi hari. Sounds familiar? Terdengar akrab di telinga atau mata kita sebagai sesuatu yang perlu kita syukuri dan hargai?
Mensyukuri setiap momen, bahkan setiap tarikan nafas yang dapat kita hirup adalah sebuah kebahagiaan, sebuah berkah, bahkan kemewahan bila dibandingkan dengan sahabat-sahabat kita yang saat tulisan ini dibuat sedang tidak mudah untuk mendapatkan sebuah tarikan nafas yang panjang dan dalam.
Yuk, kita bernafas sejenak 😊
Lalu apa kaitannya dengan judul tipis-tipis hari ini? Dan apa kaitannya dengan uban farming? Sepertinya akan saya lanjutkan di tulisan berikutnya.
Begitulah dalam menulis, begitulah dalam kehidupan. Bisa jadi yang tertumpah dan terjadi bukanlah hikmah dan tujuan yang direncanakan, namun niscaya itulah yang terbaik dari Tuhan, dari semesta untuk kita semua.
Selamat menikmati hari demi hari Anda 😊🙏🌱
Cipinang Muara, 6 Januari 2020
(Keterangan gambar: bibit pakcoy hasil membibit tipis-tipis setiap hari)
#selfreminder
#urbanfarmingwisdoms
#motivarmer
=========
Untuk sharing dan diskusi seputar komposting dan urban farming, silakan melalui link-link berikut:
bit.ly/GrupFBSahabatRumahHijau
bit.ly/PodcastRumahHijaunet
bit.ly/YoutubeRumahHijaunet
Untuk mengikuti pelatihan komposting secara online, silakan langsung klik link berikut:
bit.ly/PelatihanKompostingOnline
Tuesday, January 5, 2021
Monday, October 19, 2020
Hari Sabtu pagi yang lalu (17.10.2020) saya berkesempatan untuk berbagi pengalaman dan inspirasi seputar komposting di KBA (Kampung Berseri Astra) Gramapuri Persada, Cibitung, Cikarang.
Sungguh bersyukur karena kegiatan itu bisa dihadiri oleh belasan warga RW 10 yang terlihat begitu bersemangat dan antusias mendapati teknik-teknik yang bisa mereka terapkan untuk membantu memilah dan mengolah sisa bahan organik mereka.
"Materinya ada di depan mata kita." ucap Bang Adhitya sebagai perwakilan dari PT Showa Indonesia yang mengawaki program CSR PT Astra ini.
Ya sahabat semua, semua materi itu ada di depan mata kita. Bisa jadi hanya selangkah lagi untuk menjadikan sisa bahan organik kita tidak menjadi bagian dari masalah persampahan di TPS atau TPA, namun justru menjadi sumber nutrisi yang sangat kaya untuk menyuburkan tanaman dan menyehatkan lingkungan kita.
Jadi, sudah siap memilah dan mengolah sisa bahan organiknya? 😉👍🌱
#selfreminder
#urbanfarmingwisdoms
#motivarmer
=========
Untuk sharing dan diskusi seputar komposting dan urban farming, silakan melalui link-link berikut:
bit.ly/GrupFBSahabatRumahHijau
bit.ly/PodcastRumahHijaunet
bit.ly/YoutubeRumahHijaunet
Untuk mengikuti pelatihan komposting secara online, silakan langsung klik link berikut:
bit.ly/PelatihanKompostingOnline
Thursday, October 15, 2020
Tuesday, September 29, 2020
Kata dari mentor digital marketing virtual saya, coach Denny Santoso, mengiang saat menemani lari pagi ini.
Iya, 'done is better than perfect'. Ingin 'perfect' ini yang membuat saya tak kunjung menulis catatan harian urban farming wisdoms lagi.
Ingin 'perfect' diposting ke beberapa sosmed.
Ingin 'perfect' punya gambar bagus yang mewakili atau melengkapi tulisan.
Ingin 'perfect' supaya bisa menginspirasi lebih banyak orang.
Karena kebanyakan ingin, akhirnya malah tak tak tereksekusi.
Padahal jatah usia tidak ada yang tahu. Bisa jadi tulisan ini adalah tulisan terakhir saya 🙏
Akan ada saatnya menyempurnakan tulisan-tulisan ini. Bisa jadi saya yang mengerjakan, bisa jadi bukan saya yang mengerjakan.
Saya merasa bahwa tugas kita adalah belajar, menjalani dan berbagi, apa pun bidang karya yang sedang kita tekuni. Semoga ke depannya bisa lebih konsisten 🙏🌱
Cipinang Muara, 29 September 2020
#selfreminder
#urbanfarmingwisdoms
#motivarmer
=========
Untuk sharing dan diskusi seputar komposting dan urban farming, silakan melalui link-link berikut:
bit.ly/GrupFBSahabatRumahHijau
bit.ly/PodcastRumahHijaunet
bit.ly/YoutubeRumahHijaunet
Untuk mengikuti pelatihan komposting secara online, silakan langsung klik link berikut:
bit.ly/PelatihanKompostingOnline
Saturday, August 29, 2020
Tuesday, August 18, 2020
![]() |
| Panen sawi bersama Yanthi 4 tahun yang lalu |
Selalu ada yang pertama untuk segalanya. Demikian pula dalam hal ber-urban farming.
Semua dimulai dari langkah pertama, dan langkah pertama itu berasal dari sebuah pesan via Whatsapp yang sampai, yang menyatakan ingin aku membuatkan instalasi hidroponik di rumah beliau.
Pada saat itu, aku masih mengujicoba membuat instalasi hidroponik dengan menggunakan material-material yang tersedia di dekat rumah. Menganggap pipa PVC adalah material yang paling mudah ditemui, maka aku menggunakannya sebagai kerangka instalasi.
Mudah? Tentu. Murah? Tidak juga. Investasi terbesar dari pembuatan kerangka PVC ada pada sambungan-sambungan antara pipa, baik yang berbentuk L maupun T. Apalagi saat itu saya menggunakan pipa 1¼“ sehingga lumayan juga investasi untuk setiap sambungannya.
Hasil ujicoba itu cukup berhasil. Sawi-sawi samhong bertumbuhan dan hasilnya pun dapat dinikmati.
Namun konstruksi yang saya buat saat itu belum bisa menjadi rekomendasi karena masih tidak stabil bila tertiup angin kencang. Setidaknya saya sudah mencoba.
Dan sepertinya memang demikianlah sistem kepantasan itu bekerja. Saat kita mau memulai, maka terbukalah peluang-peluang selanjutnya, sebagaimana pesan Whatsapp yang masuk ke telepon seluler saya hari itu, 3 tahun yang lalu.
Cipinang Muara, 4 Agustus 2020
#selfreminder
#urbanfarmingwisdoms
#motivarmer
=========
Untuk sharing dan diskusi seputar komposting dan urban farming, silakan melalui link-link berikut:
bit.ly/GrupFBSahabatRumahHijau
bit.ly/PodcastRumahHijaunet
bit.ly/YoutubeRumahHijaunet
Untuk mengikuti pelatihan komposting secara online, silakan langsung klik link berikut:
bit.ly/PelatihanKompostingOnline

