Bibit tomat hitam ini saya dapatkan dari buah-buah tomat hitam indigo mas Chandra Firmantoko. Biji-bijinya saya semai, sebagian ditanam secara organik, sebagian secara hidroponik.
Karena situasi dan kondisi, hanya tomat yang ditanam secara hidroponik yang dapat tumbuh hingga berbuah. Sungguh saya sangat berbahagia melihat tanaman tomat hitam berhasil berbuah. Dan sepertinya benar apa yang pernah diberitahukan mas Chandra kepada saya bahwa niscaya hasil tanaman di dataran tinggi dan rendah hasilnya akan berbeda, salah satunya karena faktor gravitasi. Sebagaimana tomat-tomat hitam yang sudah berbuah ukurannya kecil-kecil, namun tetap memiliki rasa yang segar.
Sudah semakin pede berhidroponik nih. Tinggal meningkatkan semangat dan kapasitasnya. Semoga berhasil. Amin 😃🙏
Bibitnya diperoleh langsung dari buah tomat hitam indigo-nya Mbak Duma dan Mas Chandra. Sebagian tumbuh secara organik, dua tanaman coba ditumbuhkan dengan metode hidroponik wick system dalam ember.
Dan senangnya melihat tomat indigo hidroponikku sudah mulai berbuah pagi ini setelah bunga2nya rontok. Semoga dapat bertahan sampai berbuah.
Yang terlihat, karakter ungu/hitam dari tomat indigo sudah tidak terlalu terlihat pada batangnya. Akan jadi seperti apa ya tomat indigo generasi kedua ini? Tunggu postingan2 selanjutnya ya 😉👍
Berawal dari tomat hitam indigo yang dikirimkan Mbak Duma dan Mas Chandra untuk Mas @aarsumardiono, biji2nya yang disemai berhasil tumbuh menjadi bibit2 tomat yang sehat, yang sudah menunjukkan batang ungu-hitamnya sejak kecil.
Pagi ini, bibit2 tomat sudah dipindahkan ke polybag, supaya tumbuh lebih besar lagi.
Barangkali ada sahabat2 Rumah-Hijau.net yang berminat memiliki bibit2 tersebut, sedang tersedia di sini ya.