Top Ad 728x90


Showing posts with label komposting. Show all posts
Showing posts with label komposting. Show all posts

Wednesday, June 18, 2025

100 Juta per Desa untuk Pengolahan Sampah?

by

40% komposisi sampah di TPS atau TPA adalah sisa makanan atau sampah organik.

Maka dari 100 juta per desa yang dialokasikan, sangat wajar bila 40 juta khusus dialokasikan untuk membangun instalasi pengolahan sisa organik. 

25 juta untuk bangunan pengolah, 5 juta untuk alat pencacah sisa organik, 10 juta untuk perlengkapan operasional pendukung kegiatan. Metode menggunakan maggot BSF yang terbukti efektif dan efisien dalam menangani sampah organik. 

Selama dana ini sampai apa adanya, niscaya akan dapat dimanfaatkan optimal dan segera berdampak mengurangi sampah bila serius memilah dan mengolah sisa organiknya. 

Karena bagaimana mau memanfaatkan sisa anorganik kalau masih tercampur organik? 

Yuk bersama-sama mengatasi tantangan sampah dari sumbernya. Karena sehebat apa pun metode pengolahan sampah di TPA, akan lebih membantu dan baik untuk lingkungan bila kita semua bersama-sama memilah dan mengolah sisa organik kita secara mandiri 🙏🌱🇲🇨

Wednesday, June 7, 2023

Pentingnya Segera Mengompos Saat Sampah Organik Masih Segar

by

Dalam memilah dan mengolah sampah, apalagi secara mandiri, konsistensi adalah koentji. Dan memastikan bahwa sisa bahan organik yang diolah dalam keadaan masih segar dapat menjadi salah satu faktor pendukung kesuksesan dalam melakukan proses komposting dari sisi proses juga hasilnya. 

Jadi, sedapat mungkin alokasikan waktu untuk mengompos setiap hari ya sahabat semua. Ibarat BAB, kalau bisa tidak ditahan atau ditunda demi kebaikan tubuh kita. 

Video Youtube:

Ada yang mau ditanya seputar komposting atau urban farming? Silakan sampaikan di kolom komentar ya.

Mau belajar komposting secara online? Silakan mendaftar melalui link berikut: 

bit.ly/DaftarGrupWAKomposting 

Setelah mendaftar, akan saya kontak agar dapat mengikuti batch selanjutnya yang akan dibuka. 

Semoga bumi tempat tinggal kita semakin bersih 🙏👍🌱

#rumahhijaunet 
#komposting 

Potongan Nanas untuk Maggot BSF

by
#BersyukurAdalah bisa kembali melakukan #toebang atau #siaranngompos. Selain untuk menambah koleksi dokumentasi, diharapkan kehadiran video-video terkait komposting ini bisa memberi inspirasi dan semangat tersendiri bagi siapa pun yang mulai tergerak dan mau melakukan sesuatu untuk lingkungan hidup yang lebih baik. 

Yuk kita mulai dari diri kita sendiri, yuk kita mulai dari memilah sampah organik dan mengolahnya secara mandiri maupun bersama. 


Di episode 6 Juni 2023 ini, saya bersyukur mendapatkan limpahan potongan mata nanas dari tukang nanas madu langganan. Lumayan banget untuk menambah variasi nutrisi bagi para maggot di rumah. 

Ada yang mau ditanya seputar komposting atau urban farming? Silakan sampaikan di kolom komentar ya.

Mau belajar komposting secara online? Silakan mendaftar melalui link berikut: 

bit.ly/DaftarGrupWAKomposting 

Setelah mendaftar, akan saya kontak agar dapat mengikuti batch selanjutnya yang akan dibuka. 

Semoga bumi tempat tinggal kita semakin bersih 🙏👍🌱

#rumahhijaunet 
#komposting

Toebang Tayang Kembali

by
Sahabat semua, kemarin, 5 Juni, diperingati sebagai hari Lingkungan Hidup Sedunia. Semoga apa pun bidang karya yang kita tekuni, kita dapat turut menjaga kelestarian lingkungan dengan mengalokasikan waktu untuk itu di dalam keseharian kita. 

Dan saya mengajak sahabat semua yang membaca tulisan ini untuk mau memilah dan mengolah sisa bahan organiknya secara mandiri maupun bersama-sama. 

Bagi yang sudah melakukan, maka lanjutkan. Karena perkara sampah niscaya bukan sesuatu yang cukup dikerjakan satu hari dengan penuh glorifikasi, melainkan dilakukan secara konsisten terus-menerus setiap hari dengan sepenuh hati. 

Dan karena mengompos adalah sebuah perjalanan panjang, maka perkenankanlah saya menjadi teman dan sahabat seperjalanan sahabat semua dalam melakukan komposting di rumah dan lingkungan masing-masing. 

Tahun ini adalah tahun ke-9 saya melakukan komposting, dihitung sejak tahun 2014 ketika mbak @wildajourney datang ke rumah membawakan komposter untuk mengolah sampah organik dapur saya. Artinya sudah 9 tahun saya dan keluarga berupaya untuk tidak membuang sisa bahan organik dapur yang akan berakhir di TPS atau TPA. Dan walaupun saat ini di lingkungan saya masih sendirian melakukan hal ini, ternyata upaya ini bisa dilakukan. 

Oleh karena itu, mulai hari ini dan seterusnya, saya meniatkan untuk kembali hadir dalam toebang atau siaran ngompos yang akan saya siarkan secara live melalui platform media sosial yang tersedia. Bisa live IG di @wahyuandito, TikTok live di @rumahhijaunet, Youtube Live di Channel Rumahhijaunet maupun media berbagi lainnya. 

Bagi sahabat yang mau ikut hadir, menambah wawasan dan berbagi cerita seputar keseruan dalam komposting, silakan mampir saat live dilaksanakan. 

Waktunya adalah setiap hari antara pukul 7-12 siang. Jadi kalau ada notifikasi saya sedang siaran langsung di jam tersebut, niscaya isinya adalah siaran ngompos atau toebang. Informasinya akan saya unggah di story dan medsos lainnya beberapa saat sebelum live dilaksanakan.

Dan seperti siaran ngompos sebelumnya, saya akan mengompos sambil membahas pertanyaan atau tema menarik seputar komposting dan urban farming.

Rekaman-rekaman siarannya akan saya simpan di channel Youtube Rumahhijaunet (bit.ly/YoutubeRumahHijaunet).

Bila sahabat ada yang mau ditanyakan, bisa disampaikan di kolom komentar, DM, inbox atau japri WA saya bila tahu nomornya. 

Jadi, sampai ketemu mulai hari ini setiap hari di Siaran Ngompos atau Toebang ya 😉👍

Semoga bumi ini akan terus dan semakin bersih 🙏🌱 

#rumahhijaunet
#siaranngompos 
#toebang
#komposting

Thursday, January 12, 2023

APA PERBEDAAN MAGGOT DI KOMPOSTER DAN DI MAGOBOX? (Catatan Maggot Rumahhijaunet Day 6)

by

Di hari ke-6 perjalanan bersama Magobox semakin terlihat jumlah maggot yang semakin banyak dan semakin membesar ukurannya. 

Sambil kembali mengompos sisa bahan organik hari ini, akan dibahas tanggapan dari pertanyaan kak Rhyna via komen IG mengenai perbedaan maggot di komposter dan maggot di Magobox ini. 

Jadi, bisa saja maggot atau belatung yang hadir di komposter adalah maggot yang sama dengan yang ada di Magobox. Hanya saja yang satu lahir dengan cara alamiah, yang satu memang disengaja untuk budidaya. 

Begitu pula hasil dari proses kompostingnya juga berbeda. Komposter bisa menghasilkan pupuk cair dan pupuk padat, sedangkan di Magobox bisa dapat pupuk padat baik dari sisa pengomposan bahan organik maupun kasgot (bekas maggot). Dan maggot-maggot sendiri juga bisa dimanfaatkan sebagai makanan ternak. 

Untuk jawaban selengkapnya, bisa ke Youtube Rumahhijaunet ya.

Semoga bermanfaat 😃👍🌱

#rumahhijaunet 
#almagot
#magobox
#catatanmaggotRH
#Day6
#komposting
#maggot
#maggotBSF

MENDAPATI PARA PENCULIK MAGGOT (Catatan Maggot Rumahhijaunet Day 5)

by

Di hari ke-5 ini, saya mendapati semut-semut merah yang membawa bayi-bayi maggot saya. Ternyata kapur semut yang saya gariskan tidak membuat mereka kapok dan menjauh. 

Di satu sisi saya bersyukur karena sebagian maggot sudah semakin membesar. Semoga akan semakin cepat mengolah sisa bahan organiknya 😉👍🌱

#rumahhijaunet 
#almagot
#magobox
#catatanmaggotRH
#Day5
#komposting
#maggot
#maggotBSF

Tuesday, January 10, 2023

MENCEGAH BELATUNG KELUAR DARI MAGOBOX (Catatan Maggot Rumahhijaunet Day 4)

by

Di hari ke-4 ini saya mengamati belatung-belatung yang mulai besar sedang merayap keluar dari Magobox. Sepertinya 'kreketan' yang terpasang mengelilingi sisi dalam boks belum cukup ampuh untuk mencegah belatung ukuran kecil keluar kandang. 

Jadilah di hari keempat ini saya mencoba memberikan sedikit serbuk kayu di sekeliling sisa bahan organik dengan harapan bisa lebih mengeringkan belatung sehingga tidak mudah merayap keluar boks.

Semoga berhasil 😁👍

#rumahhijaunet 
#almagot
#magobox
#catatanmaggotRH
#Day4
#komposting
#maggot
#maggotBSF

Sunday, January 8, 2023

BELATUNG MULAI MEMBESAR (Catatan Maggot Rumahhijaunet Day 2)

by
#bersyukuradalah saat mendapati belatung-belatung di Magobox mulai membesar. 

Bersyukur juga sisa bahan organik di dalam boks mulai menyusut dan saat sisa bahan organik digeser terlihat maggot-maggot sedang menikmati sisa bahan organik dalam bentuk lebih cair dan lembek. 

Jadilah hari ini suplai sisa bahan organik ditambah. Semoga sisa-sisa tulang sapi yang berprotein akan membuat maggot semakin bersemangat bertumbuh 😊🙏🌱

#rumahhijaunet 
#almagot
#catatanmaggotRH
#Day3
#komposting
#maggot
#maggotBSF

MENGATASI SEMUT MERAH (Catatan Maggot Rumahhijaunet Day 2)

by
Seperti saat seorang anak memiliki mainan baru yang disukainya, begitu bangun pagi, yang dicari pertama adalah mainannya. 

Begitu pun saya dengan Magobox yang sudah terpasang di rumah dan sudah diberikan sisa bahan organik untuk diolah. Tak sabar rasanya hati ini ingin langsung melihat maggot-maggot bekerja 🤭😁

Dan tentu saja ini baru hari kedua sehingga tidak ada aktivitas maggot yang terlihat di sana. Yang ada malah ratusan semut merah yang menikmati sisa bahan organik.

Sebetulnya saya tidak mengapa kalau ada semut ikut menikmati sisa bahan organik yang ada. Hanya saja memungkinkan nggak ya yang digendong para semut itu ke sarang mereka adalah bayi-bayi maggotnya? 😆 

Setelah bertanya ke grup support, bersyukur mendapat jawaban kalau semut merah bisa diatasi atau dikurangi dengan memberikan cairan atau kapur penolak semut di luar boks. Jadilah itu yang saya lakukan di hari kedua ini.

Dan sungguh bersyukur bisa melihat ada bayi maggot yang masih eksis di dalam boks pada hari kedua ini 😊🙏

#rumahhijaunet 
#almagot
#catatanmaggotRH
#Day2
#komposting
#maggot
#maggotBSF


TAK KENAL MAKA TAK SAYANG (Catatan Maggot Rumahhijaunet Day 1)

by

TAK KENAL MAKA TAK SAYANG

#BersyukurAdalah apa yang menjadi impian dapat terwujud. 

Sejak ikut belajar bersama para ahli maggot di program vokasi pemilahan sampah tahun lalu, entah mengapa jiwa raga ini terusik ingin bisa memberdayakan maggot Black Soldier Fly ini dalam mengolah sisa bahan organik di rumah. 

Tak kenal maka tak sayang, sepertinya sangat berlaku dalam urusan permaggotan ini. Bentuknya yang uget-uget bisa jadi menjijikkan untuk sebagian orang. 

Saya sih nggak jijik sama ulat atau maggot, hanya saja ternyata butuh ilmu dan pengenalan agar tahu menjadi paham, dan dari paham bahkan jadi cinta. 

Dua kali terpapar ilmu dari mas Arief @panatabumi , membuat diri ini semakin kuat untuk bisa menghadirkan maggot di rumah. 

Dan terima kasih kepada @almagot8 yang berkenan mendukung saya dalam membuat cerita dan catatan pengalaman menggunakan #MagoBox untuk mengolah sisa bahan organik di rumah. 


Selamat menikmati perjalanan ber-maggot saya, sahabat semua. Follow terus perjalanan saya via Youtube Rumahhijaunet ya 😉👍🌱 

#rumahhijaunet 
#almagot
#catatanmaggotRH
#Day1
#komposting
#maggot
#maggotBSF

Friday, October 21, 2022

LONGSOR

by
Beberapa hari lalu, saya menerima info bahwa TPA Burangkeng yang menampung sampah dari warga Kabupaten Bekasi mengalami longsor. Longsornya sampai mengenai rumah warga, dan bersyukur dari video yang disampaikan terlihat rumah warga masih tegak berdiri, tidak tertimbun. 

Ya, sampah yang terus ditumpuk niscaya akan menjadi masalah. Dalam pelatihan vokasi pengolahan sampah untuk warga Desa Mekarsari Bekasi, salah satu slide pemateri dari DLH menunjukkan sebuah data estimasi yang tak nyaman dipandang, bahwa total sampah yang dihasilkan warga Bekasi per harinya lebih dari 2.000 ton, dan hanya 600-700 ton per hari yang bisa masuk ke TPA Burangkeng. 

Sisanya? Menjelma menjadi TPS liar, dibuang ke sungai, dan sebagainya. 

Hal inilah yang mendorong saya pribadi berupaya setidaknya untuk kalangan keluarga sendiri agar tidak lagi mencampur sisa bahan organik ke tempat sampah, agar sampah anorganik bisa lebih mudah diatasi dengan cara apa pun. Bahkan dengan sistem pembakaran (insinerasi), sampah anorganik yang kering niscaya jauh lebih mudah dibakar daripada sampah yang basah.

Jadi, yuk mulai pilah sisa bahan organik kita. Miliki setidaknya dua tempat sampah untuk memisahkan yang organik dan yang anorganik. 

Lalu diapakan sisa bahan organik yang sudah dipilah? Bisa buat lubang organik, biopori, kompospot, komposter atau ecoenzyme. Intinya, sedapat mungkin kita tidak membasahi TPS atau TPA dengan sisa bahan organik. 

Melalui program Belajar Komposting Online yang rangkaian materi untuk angkatan ke-24 akan dimulai besok, kita akan menemukan metode terbaik untuk mengolah sisa bahan organik para peserta. 

Silakan inbox bagi yang berkenan bergabung. 

Karena akan tiba masanya, kalau sampah kita ditumpuk terus, TPA akan tutup dan sampah kita tidak diambil oleh petugas kebersihan. Bila itu terjadi, apakah kita sudah siap menghadapinya?

Yuk belajar mengolah sisa bahan organik kita, agar tragedi di TPA tidak perlu terjadi lagi. 

#komposting
#Burangkeng 

Gambar diambil dari video https://youtu.be/4BaM3kkvGec 

Thursday, June 10, 2021

AROMA

by
Pernahkah kita membuka jendela di pagi hari dan berharap mendapatkan hirupan udara yang segar dan bersih namun malah mendapatkan sebaliknya? 😆

Pagi ini saya kembali mengalaminya. Walau tidak setiap hari terjadi, namun saat aroma itu datang pada udara pagi yang saya harapkan, rasanya gimanaaa gitu 😁

Aroma apakah yang terhirup di pagi ini oleh indera penciuman saya? Aroma busuk sampah yang sepertinya terhembus dari TPS yang mungkin berjarak sekitar 300 meter dari kediaman saya. 

Memang semalam turun hujan yang lumayan deras, dan bisa jadi hal itulah yang memicu aroma dari tempat pembuangan sampah sementara itu. 

Apa yang saya alami pagi ini, dan bisa jadi dialami oleh sebagian sahabat semua yang membaca catatan ini, sebetulnya tidak perlu terjadi bila kita mau menyadari bahwa tercampurnya sisa bahan organik dan sampah anorganiklah yang memicu aroma itu muncul. 

Andaikata kita mau mulai memilah sisa bahan organik kita untuk kita olah sendiri, niscaya 40% bahkan lebih tumpukan sampah di sekitar kita bisa berkurang. 

Sulitkah mengolah sisa bahan organik? 

"Selalu ada yang pertama untuk segalanya", mengutip dari ucapan salah seorang orangtua praktisi homeschooling. Dan sesuatu yang belum pernah dicoba, nisaya dipenuhi dengan asumsi dan praduga. 

"Nanti kalau bau gimana?"

"Nanti kalau muncul belatungnya gimana?"

"Nanti kalau pasangan atau tetangga protes gimana?" 

Nanti gimana, nanti gimana .... dan akhirnya nggak mulai-mulai dan teruslah kita berkontribusi menambah tumpukan sampah di TPS dan TPA karena sampah yang tidak terpilah. 

Memang semua perlu dimulai, dan sebelum dimulai memang perlu digali lagi lebih dalam MENGAPA kita perlu melakukan proses komposting di rumah kita. 

Temukan alasan itu, dan untuk ke depannya hanya tantangan teknis saja yang niscaya ada solusinya. 

Kalau saya bisa melakukan proses komposting selama 5 tahun ini, tentu apa yang sudah saya lakukan bisa ditiru dan dimodifikasi sesuai situasi dan kondisi. 

Bisa jadi harapan Indonesia akan lebih peduli sampah di tahun 2025 masih sebatas impian, namun impian itu akan semakin nyata bila semakin banyak yang ingin berkontribusi dan mulai memilah dan mengolah sisa bahan organiknya. 

Siapa tahu ada yang tergerak untuk ikut melakukan komposting di rumahnya setelah membaca tulisan ini. Siapa tahu 😊🙏🌱

Rawamangun, 9 Juni 2021

#catatanharianAndito
#selfreminder
#komposting
#pilahsampahdarirumah

Monday, October 19, 2020

MATERINYA ADA DI DEPAN MATA KITA

by


Hari Sabtu pagi yang lalu (17.10.2020) saya berkesempatan untuk berbagi pengalaman dan inspirasi seputar komposting di KBA (Kampung Berseri Astra) Gramapuri Persada, Cibitung, Cikarang. 


Sungguh bersyukur karena kegiatan itu bisa dihadiri oleh belasan warga RW 10 yang terlihat begitu bersemangat dan antusias mendapati teknik-teknik yang bisa mereka terapkan untuk membantu memilah dan mengolah sisa bahan organik mereka. 


"Materinya ada di depan mata kita." ucap Bang Adhitya sebagai perwakilan dari PT Showa Indonesia yang mengawaki program CSR PT Astra ini. 


Ya sahabat semua, semua materi itu ada di depan mata kita. Bisa jadi hanya selangkah lagi untuk menjadikan sisa bahan organik kita tidak menjadi bagian dari masalah persampahan di TPS atau TPA, namun justru menjadi sumber nutrisi yang sangat kaya untuk menyuburkan tanaman dan menyehatkan lingkungan kita. 


Jadi, sudah siap memilah dan mengolah sisa bahan organiknya? 😉👍🌱



#selfreminder

#urbanfarmingwisdoms

#motivarmer

 

=========

 

Untuk sharing dan diskusi seputar komposting dan urban farming, silakan melalui link-link berikut:

bit.ly/GrupFBSahabatRumahHijau

bit.ly/PodcastRumahHijaunet

bit.ly/YoutubeRumahHijaunet

 

Untuk mengikuti pelatihan komposting secara online, silakan langsung klik link berikut:

bit.ly/PelatihanKompostingOnline 

Thursday, August 13, 2020

Servis Komposter Pertama Milik Sahabat

by

Hari Minggu pagi, saya mendapat telepon dari salah satu sahabat yang merupakan orang-orang pertama yang memesan komposter dari saya. Katanya komposternya terjatuh dan kerannya menjadi bermasalah. Bersyukur saya bisa mengalokasikan waktu di sore hari untuk bongkaran dan menservis komposter beliau. 

Sungguh bersyukur melihat pupuk padat dan pupuk cair yang bisa dihasilkan dari komposter perdana ini. 

Selamat melanjutkan mengomposnya ya 😃🙏🌱


#rumahhijaunet
#komposter
#komposting
#serviskomposter
#urbanfarming
#pilahsampahdarirumah

Monday, August 10, 2020

Komposter Ukuran M 90 Liter dan Dudukannya Siap Dikirim ke Kota Padang

by

Minggu ini menjadi minggu yang cukup padat. Maka sungguh bersyukur karena bisa menyelesaikan komposter M 90 liter dan dudukannya yang dipesan oleh sahabat di Padang untuk melengkapi proses komposting yang sedang dijalaninya. 

Berikut sedikit informasi mengenai anatomi komposter yang bisa menjadi inspirasi bagi sahabat yang mau membuat komposter sendiri. 

Semoga bermanfaat 😃🙏🌱 


#rumahhijaunet
#komposter
#komposting

Sunday, August 2, 2020

3 KOMPOSTER MELUNCUR KE BEKASI

by

Ini dia sosok yang berperan di dalam kehadiran 3 komposter ukuran M 60 liter di rumah saya. 

Tak lama setelah komposter pertama dipesan, beliau men-DM lagi Karena ingin menambah dua komposter lagi untuk diberikan kepada mertua dan sepupunya. 

Dan jadilah hari ini 3 komposter dijemput dan siap berkarya membantu pengolahan sampah organik di tempatnya masing-masing. 

Terima kasih sudah bersemangat memilah dan mengolah sampah rumah tangganya ya, kak @hymuttaqin . Ditunggu foto-foto kompostingnya 😉👍🌱

#rumahhijaunet 
#komposter 
#komposting 
#pilahsampahdarirumah 
#gogreen 

BINCANG KOMPOSTING BERSAMA KAK VITA

by


"Sampahnya cantik!"

Bisa jadi kata-kata ini hanya terucap di video ini.

https://youtu.be/Z2Kpq-U5a9A

Apa yang membuat seorang ibu rumah tangga mau memilah dan mengolah sampah rumah tangganya?

Apakah membutuhkan lahan luas untuk melakukan komposting?

Temukan semangat dan keseruannya dalam video ini.

Semoga bermanfaat :D

Dan bila tertarik mendapatkan pendampingan melakukan komposting melalui Pelatihan Komposting Online bersama #rumahhijaunet, silakan klik link berikut ya:

bit.ly/PelatihanKompostingOnline

#PelatihanKompostingOnline
#iburumahtangga
#rumahhijaunet
#komposting
#komposter
#pilahsampahdarirumah
#gogreen



Friday, July 31, 2020

AWALNYA 1, LALU MENJADI 3

by

Awalnya 1, lalu bertambah jadi 3. 

Awalnya hanya satu sahabat yang pesan, lalu menyusul kerabat sahabat ikut memesan juga. 

Dalam hitungan hari, tong-tong komposter ini akan berbakti mengolah sampah organik di tempatnya masing-masing. 

Selamat berbakti, kawan. Yuk, kita bantu bangsa ini lebih bersih melalui rumah-rumah mereka 😊🙏🌱

#rumahhijaunet 
#komposter 
#komposting 
#pilahsampahdarirumah 

Sunday, July 12, 2020

KOMPOSTING DAN HOMESCHOOLING

by

Kalau sudah ngobrol dengan keluarga ini seperti tidak akan ada habisnya. 

Mungkin salah satunya karena anak kami seumuran banget, hanya beda dua hari waktu kelahiran. Salah duanya karena kami sama-sama memilihkan jalur homeschooling untuk anak-anak kami, sehingga refleksi dan saling update informasi mengenai dunia pendidikan, baik formal maupun informal, khususnya di masa pandemi ini menjadi obrolan yang seru sampai hampir tengah malam. 

Terima kasih silaturahmi dan ngobrol-ngobrolnya, kak Yudha dan kak Dian @ganggansweet . Dan terima kasih sudah ikut ambil bagian menjadi manusia-manusia yang memilah dan mengolah sampah organiknya dengan menggunakan komposter dari Rumah Hijau, lengkap dengan dudukan dari baja ringannya. 

Karena homeschooling dan komposting bisa menjadi sarana menanam kebijaksanaan kepada anak-anak kita, yang keduanya bisa dijalankan bersamaan 😉👍🌱

Ada yang mau ikutan punya komposter? Atau mau didampingi belajar komposting via online? 

Silakan klik link berikut ya:

Semoga bermanfaat 😃🙏🌱

#rumahhijaunet 
#komposter 
#komposting 
#urbanfarming 
#homeschooling 

Monday, July 6, 2020

BUKAN LAGI MASALAH

by
Maka sejak hari itu saat saya bertemu dengan Mbak Wilda, hari ini saat saya menuangkan catatan ini, hari di mana Anda ikut membaca tulisan ini, dan semoga untuk seterusnya, saya telah memandang sampah dengan cara yang berbeda. Sampah bukan lagi masalah, namun sampah adalah bagian dari kehidupan kita yang perlu kita kelola agar tidak betulan menjadi masalah.

Sebagaimana buang air kecil dan buang air besar yang menjadi bagian dari keseharian kita, tentu tidak menjadi masalah saat apa yang kita hasilkan setiap hari itu dapat kita kelola. Bukankah demikian?

Dapatkah Anda bayangkan bila ‘ampas harian’ kita tidak terkelola dan terpilah dengan benar? Apa yang akan terjadi, misalnya, tinja kita bercampur dengan sampah rumah tangga yang ada di tempat sampah kita? Atau bilamana tinja kita dibuang begitu saja di selokan air? Satu orang yang melakukan, mungkin efeknya tidak terasa. Begitu berjuta orang melakukan hal yang sama setiap harinya selama bertahun-tahun, maka hal itu niscaya akan menjadi masalah.

Bagaimana, sudah mulai terbayang? 😆

Demikian pula pikiran dan perasaan kita. Sebagai manusia yang kodratnya tidak terlepas dari kelemahan dan kelalaian, niscaya terdapat pikiran, emosi atau perasaan negatif yang muncul dan bisa mencemari pikiran kita secara keseluruhan dan niscaya itu pun akan berefek kepada kesehatan fisik kita.

Mengelola emosi di dalam pikiran, ternyata ada ilmunya. Mengelola sampah di dalam keseharian, pun ada ilmunya.

Dan tentu kita tidak perlu menunggu sampah-sampah kita menjadi masalah, bukan, untuk mempelajari ilmu-ilmu seputar pemilahan dan pengolahan sampah?

Karena di beberapa negara, sistem pemilahan dan pengolahan sampah sudah cukup maju dan tertata. Di Indonesia, pada saat saya menuliskan catatan ini, sudah dan semakin banyak praktisi dan yang peduli terhadap pemilahan dan pengolahan sampah. Gaya hidup zero-waste, edukasi seputar komposting, bahkan ada perusahaan yang memang bergerak di bidang itu, memberikan titik terang bahwa Indonesia yang gemah ripah loh jinawi ini akan semakin makmur bila kita dapat menjadikan pemilahan dan pengolahan sampah ini menjadi bagian dari keseharian kita, yang kita kelola baik secara mandiri maupun bersama-sama dengan penuh tanggung jawab.

Tentu gerakan ini akan semakin masif dan komprehensif saat pemerintah yang memiliki kemampuan membuat regulasi dan menggerakkan masyarakat terlibat secara super aktif, penuh komitmen dan konsisten untuk sebuah tujuan jangka panjang yang lebih besar: Indonesia lebih peduli sampah di tahun 2045.

Kebetulan saat menuliskan catatan ini, saya adalah praktisi komposting rumah tangga secara mandiri, tidak (mungkin belum) masuk di dalam lingkaran pemerintahan yang memiliki kesempatan dan peluang untuk memasifkan gerakan pemilahan dan pengolahan sampah di negara kita.

Dan sebagai praktisi mandiri, saya berupaya menginspirasikan semakin banyak sahabat agar mau turut peduli dan melakukan proses komposting di rumahnya masing-masing.

Selain melalui berbagi tulisan, status dan keseharian seputar komposting melalui blog dan media sosial yang saya miliki, terhadirkanlah Pelatihan Komposting Online (bit.ly/PelatihanKompostingOnline) agar dapat menjangkau lebih banyak sahabat di mana pun yang ingin bersama-sama memilah dan mengolah sampah organiknya sesuai dengan kebijakan lokal di tempatnya masing-masing.

Karena saat kita melakukannya bersama-sama, semoga impian Indonesia menjadi negara yang lebih peduli terhadap sampah, memiliki lingkungan yang lebih bersih dan sehat, akan semakin dekat dan semakin terwujud.

Aamiin 🙏🌱

Cipinang Muara, 6 Juli 2020

#urbanfarmingwisdoms
#motivarmer

=========

Untuk sharing dan diskusi seputar komposting dan urban farming, silakan melalui link-link berikut:
bit.ly/GrupFBSahabatRumahHijau
bit.ly/PodcastRumahHijaunet
bit.ly/YoutubeRumahHijaunet

Top Ad 728x90