Top Ad 728x90


Showing posts with label bank sampah. Show all posts
Showing posts with label bank sampah. Show all posts

Monday, September 16, 2019

Vlog Rumah Hijau - Suasana Gerakan Nasional Pilah Sampah dari Rumah di Gelora Bung Karno

by


Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia mengadakan sebuah event dengan tema Gerakan Nasional Pilah Sampah dari Rumah yang diadakan di Gelora Bung Karno pada Minggu, 15 September 2019.

Walau melewatkan momen seremoni di awal kegiatan, banyak ilmu yang bisa diserap dari para praktisi peduli lingkungan yang berbagi informasi melalui tenda-tenda yang disediakan di sana.

Bagaimana suasananya yang tertangkap kamera dan mata dari Rumah Hijau? Silakan simak vlog ini sampai selesai ya.

Dan nantikan lanjutan liputan dalam vlog-vlog selanjutnya.

Selamat memilah dan mengolah sampah rumah tangga kita, mulai dari sekarang, tanpa nanti, tanpa tapi.

Semoga bermanfaat :D

https://youtu.be/KM6s8jTtvbk

#rumahhijaunet
#pilahsampahdarirumah
#lingkungan
#sampah
#komposting
#GeloraBungKarno
#gogreen
#gayahidupsehat
#healthylifestyle


Sunday, March 11, 2018

Vlog Rumah Hijau: Liputan Perjalanan ke Bank Sampah Binaan PT XGS di Taman Ismail Marzuki

by


Tidak hanya sampah kering berbahan kertas dan logam, Bank Sampah di bawah PT Xaviera Global Synergy binaan Mbak Wilda Yanti ini bisa menerima plastik, kayu, sampah organik bahkan pupuk cair hasil komposting.

Bayangkan, biasanya kita mengeluarkan uang untuk mengurusi sampah, dengan memilah sejak dari awal, sampah2 kita bisa menghasilkan uang dengan menyetorkan ke bank2 sampah binaan PT XGS pada khususnya.

Sekali lagi salut atas kerja luar biasa Mbak Wilda Yanti dan The Green Team di dalam berperan aktif secara nyata mengatasi permasalahan sampah di sekitar kita.

Dan kita bisa menjadi bagian dari perubahan menuju kebaikan tersebut. Mau? ;)


Sunday, November 16, 2014

Bincang-bincang tentang Penanganan Sampah bersama Teman-teman dari Yayasan Rumah Pelangi

by

Pada Sabtu ini, 15 November 2014, kembali aku berkesempatan untuk menyetorkan sampah-sampah kering yang sudah dipilah di rumahku. Karena mobil sudah pergi sejak pagi, dan karena jumlah sampah yang mau dibawa tidak terlalu banyak, jadilah hari ini aku ke bank sampah naik motor dengan ikatan karung-karung di atasnya.

Ada yang berbeda saat aku sampai ke bank sampah hari ini karena ada standing banner dengan tema Jakarta Green Collection 2014 yang diprakarsai oleh Yayasan Rumah Pelangi dan Yayasan Unilever Indonesia. Sayangnya aku belum sempat mengambil gambar banner tersebut karena sudah keburu dibawa pergi. 

Begitu aku masuk ke dalam aula RW yang siang ini cukup dipenuhi berbagai macam sampah kering aneka kategori, tiba-tiba nama Mbak Lala disebut oleh salah satu petugas pencatat, seperti seseorang yang sudah ditunggu kehadirannya saja. Dan benar saja, ternyata pagi ini baru saja digelar semacam acara bagi-bagi hadiah untuk nasabah bank sampah dengan kriteria tertentu. Dan Mbak Lala ternyata masuk ke dalam kategori nasabah dengan saldo terbanyak sehingga mendapatkan hadiah sebuah toaster listrik. 

Friday, October 10, 2014

Memilah-milah Sebelum ke Bank Sampah

by
Hari Sabtu ini akan menjadi kedua kalinya aku ke bank sampah bila tidak ada aral melintang lainnya. Dan jujur saja, kegiatan memilah sampah sejak dari sampah dapur dan sampah kering saja sudah mengurangi begitu banyak volume sampah. Kini tahap lanjutannya adalah memilah sampah kering itu menjadi beberapa kategori agar lebih mudah penimbangannya saat di bank sampah nanti.

Pagi ini, aku melanjutkan pemilahan sampah kering ke dalam tiga kategori, yaitu plastik, duplek (karton-karton kemasan) dan kertas, karena ketiga hal itulah yang paling banyak di dalam sampah kering rumah tangga kami. Tak sampai 10 menit rasanya semua sampah selesai terpilah, hanya menyisakan beberapa sampah yang tak termasuk kategori yang ada seperti aneka botol-botol kaca.

Saat kulihat tiga karung yang sudah kupilah.... wuiih, banyak juga sampahku dua minggu ini. Bayangkan bila semuanya terbuang di bak sampah depan dan menumpuk lalu menjadi bau karena tercampur sampah dapur. Maka kehadiran komposter dan bank sampah di lingkunganku, juga semangatku untuk memilah sampah yang masih terjaga sampai hari ini, sungguh sangat kusyukuri :)

Top Ad 728x90