Top Ad 728x90


Sunday, December 27, 2015

Berbagi Cerita Seputar Urban Farming, Komposting dan Berkebun Organik di Acara Playdate Rumah Pintar Kampung School @ Kebun Raya Bogor, 26 Desember 2015

by
Sudah lama sekali rasanya aku tidak menginjakkan kaki di Kebun Raya Bogor. Kalau tidak karena ada undangan dari teman-teman komunitas Rumah Pintar Kampung School, mungkin belum ada rencana atau jadwal mengajak keluarga ke salah satu tempat wisata alam di kota Bogor tersebut.

Melewati terminal Baranangsiang dan kampus IPB-nya, membawaku nostalgia sesaat ke hari-hariku menjalani pendidikan di IPB dahulu kala. Rasanya sudah banyak berubah :)

Kami sengaja berangkat pagi dari rumah karena tidak mau terjebak kepadatan jalan raya sebagaimana yang diberitakan di media massa dua hari terakhir ini terkait dengan gerakan mudik massal bersama menjelang liburan panjang akhir tahun ini. Maka sungguh kami bersyukur saat mendapati jalan yang lengang sehingga kami dapat sampai di Kebun Raya Bogor hanya dalam waktu tidak sampai 1 jam perjalanan.

Friday, December 25, 2015

Catatan Hari ke-457 Komposting - Saatnya Terong Berpindah

by
Di antara tanaman yang akan dipindahkan hari ini adalah bibit2 terong, yang tertahan cukup lama di bak semai karena kendala waktu dan teknis.

Pagi itu, waktunya terong2 itu berpindah ke polybag yang lebih lega. Dan lebih membahagiakan lagi karena Oji mengajukan diri untuk turut membantu kepindahannya.

Semoga tanaman2ku tumbuh subur dan sehat. Amin 😃👍

Catatan Hari ke-456 Komposting - Menanam Daun Mint Kembali

by
Mendapat suntikan semangat dari sahabat yang mengajak untuk membuka lapak organik di sebuah event, membuatku dan Nur meninjau kembali tanaman2 organik apa yang bisa dihadirkan nanti.

Salah satu yang ingin diperbanyak adalah daun mint. Jadilah Nur mengambil pucuk2 daun mint yang sehat untuk ditancapkan langsung ke dalam pot yang berisi media tanam.

Bagi sahabat Rumah Hijau yang akan memperbanyak daun mint dengan cara distek, jangan patah semangat ya bila melihat batang dan daun mint yang melesu pada 1-3 hari pertama. Butuh waktu beberapa hari sampai akar mint keluar dan daun pun menjadi tegak dan segar kembali.

Semangat 😃👍

Catatan Hari ke-455 Komposting - Kailan Siap Dipanen

by
Kalau mengingat2 beberapa minggu yang lalu saat kailan2 remaja dipindahkan ke NDP (no digging plot), kayaknya lama sekali menunggu kailan2 itu membesar, di tengah musim hujan dan serbuan hama.

Kini, kailan tersebut berhasil membesar juga. Ada yang berlubang daunnya karena hama, namun tidak sedikit dedaunan yang mulus dan kekar. Jadilah sebagian dipanen untuk makan siang hari ini.

"Tidak ada yang lebih membahagiakan selain dapat menikmati sayuran yang dihasilkan dari kebun sendiri." - Chef Matt Moran

Catatan Hari ke-116 Berhidroponik - Panen Bayam Lagi

by
#BahagiaAdalah bisa menikmati sayuran yang ditanam sendiri. Sebagaimana siang ini, kami sekeluarga menikmati bayam hidroponik yang sudah siap panen.

Semakin hari, semakin menikmati berkebun ala hidroponik nih... 😉

#hidroponik #hydroponic #rumahhijaunet #urbanfarming #spinach #bayam

Catatan Hari ke-448 Komposting - Memindahkan Bibit-bibit Tomat Indigo

by
Berawal dari tomat hitam indigo yang dikirimkan Mbak Duma dan Mas Chandra untuk Mas @aarsumardiono, biji2nya yang disemai berhasil tumbuh menjadi bibit2 tomat yang sehat, yang sudah menunjukkan batang ungu-hitamnya sejak kecil.

Pagi ini, bibit2 tomat sudah dipindahkan ke polybag, supaya tumbuh lebih besar lagi.

Barangkali ada sahabat2 Rumah-Hijau.net yang berminat memiliki bibit2 tersebut, sedang tersedia di sini ya.

Semoga tanaman2ku tumbuh subur dan sehat. Amin 😃👍

Catatan Hari ke-105 Berhidroponik - Memindahkan dari Tanah ke Hidroponik

by
Siang ini, Nur bersama Oji dan Yanthi bersama-sama memindahkan beberapa tanaman yang dibesarkan dari bak semai ke instalasi hidroponik wick system.

Secara umum metodenya mencuci semua tanah dari tanaman, menjepit dengan rockwool di dalam netpot yang telah diberi kain flanel, lalu diberi nutrisi.

Semoga tanamanku dapat tumbuh subur dan sehat. Amin 😃👍

Catatan Hari ke-441 Komposting - Memperkaya Nutrisi Tanah dengan Limbah Kulit Telur

by
Salah satu postingan telat (latepost) saat Yanthi (3 tahun) berinisiatif untuk membantu menaburkan pupuk organik dari kulit telur yang disangrai beberapa minggu yang lalu. Kabarnya, selain sebagai tambahan nutrisi bagi tanah, kulit telur dapat menjauhkan hama dari tanaman.

Semoga tanaman2ku tumbuh subur dan sehat. Amin 😃
‪#‎latepost‬ ‪#‎rumahhijaunet‬
‪#‎urbanfarming‬ ‪#‎eggshell‬ ‪#‎fertilizer‬ ‪#‎pupuk‬ ‪#‎organic‬ ‪#‎organik‬ ‪#‎yanthi3yo‬

Catatan Hari ke-445 Komposting - Gardening with Love

by
Salah satu praktisi hidroponik, Bu Bertha Suranto, selalu menambahkan poin kasih sayang di dalam elemen2 yang dibutuhkan tanaman. Karena dengan kasih sayang, penyakit dapat segera diatasi, hama dapat segera dipikirkan cara penanggulangannya, tentu menjadi selalu ingat untuk menyiraminya setiap hari (cek air dan nutrisi secara berksla bagi yang berhidroponik).

Bagiku, momen berkebun adalah momen relaksasi, berkreasi sekaligus belajar mengenali aneka karakter tanaman dan tumbuh kembangnya. Apalagi kalau sosok bidadari cantik di gambar ikutan berkebun.... duhai, rasanya nggak mau selesai2 ngurusin kebunnya... 😍


Catatan Hari ke-441 Komposting - Selamat dari Leafminer

by
Sawi2 di foto ini adalah mereka2 yang cukup menderita saat terkena wabah leafminer di Rumah Hijau. Dan sejak dipasang umpan untuk pejantan leafminer, beberapa minggu yang lalu, hasilnya saat ini mulai terasa. Tidak hilang sama sekali, namun berkurang lumayan signifikan.

Semoga sayur2ku dapat tumbuh dengan subur dan sehat. Amin 😃

#sawi #leafminer #urbanfarming #rumahhijaunet #organic #organik

Catatan Hari ke-439 Komposting - Membuat Lubang Organik

by
Adakalanya kita tidak sempat mengurusi sampah dapur sehingga menumpuk. Biasanya, sampah yang sudah 3 hari tidak dikerjakan beraroma lebih kuat dan berbelatung. Tentu membutuhkan semangat ekstra untuk mengerjakannya.

Sebagaimana pagi ini, aku memutuskan membuat lubang organik untuk sampah dapurku karena sepertinya tidak sempat untuk mencacahnya secara manual.

Demikian langkah membuat lubang organik di Rumah Hijau:
1. Gali lubang dengan dalam yg cukup untuk mengubur semua sampah dapur.
2. Tuangkan seluruh sampah dapur ke dalam lubang.
3. Beri bakteri/MOL untuk mempercepat proses pembusukan. MOL (mikroorganisme lokal) bisa dibuat dengan air beras yang diberi gula dan didiamkan selama 2 minggu.
4. Tutup kembali lubang organik dengan tanah.

Sebuah alternatif komposting setelah memilah sampah rumah tangga. Semoga bermanfaat 😃

#rumahhijaunet #komposting #composting #lubangorganik

Top Ad 728x90