Hari ini menjadi salah satu hari bersejarah bagiku, yaitu hari pertama panen cabe merah keriting hasil dari kebun sendiri. Ditanam dari biji cabai yang dibeli di pasar, yang telah membusuk sehingga tidak termakan. Pupuknya? Hanya menggunakan pupuk kandang untuk campuran media tanam dan pupuk padat serta cair dari komposter.
Sayangnya, panen cabai merah keriting yang pertama ini hanya beberapa gelintir saja, karena bunga-bunga cabai yang seangkatan dengan yang dipanen cukup banyak yang rontok karena diserang kutu hijau dan putih, yang kemudian dikerubuti oleh semut-semut merah yang ganas. Tadinya, tanaman cabai tersebut kutanam di tanah pada halaman di samping rumah, namun melihat keganasan semut di sana membuat aku menanamnya kembali di pot agar lebih mudah mengontrol hamanya secara alami. Betul-betul aku berupaya menghindari memakai pestisida kimia untuk mengatasinya demi menjaga keorganikan hasil panen tanaman yang kutanam.
![]() |
| Hasil panen pupuk padat dan cair hari ini |
Kini, aku sedang menyaksikan bunga demi bunga aneka cabaiku tumbuh lagi. Sebagian rontok bersamaan dengan keriputnya daun, sebagian lagi dapat berkembang dengan baik. Beberapa referensi dari internet mengatakan bahwa keriputnya daun dikarenakan oleh virus atau terlalu banyak nutrisi.
Masih banyak hal yang harus kupelajari dalam hal tanam-menanam ini. Namun aku sangat bersyukur karena memiliki alat komposter yang dapat menghasilkan pupuk secara alami dan mandiri untuk mendukung salah satu minatku ini... :)



0 comments:
Post a Comment