Wednesday, May 20, 2015
by Andito
11:40 PM
Kangkung termasuk tanaman yang mudah tumbuh. Di polybag yang sama, sudah akan dipanen untuk ketiga kalinya.
Monday, May 18, 2015
by Andito
6:13 PM
Kata label bibitnya sawi putih, tapi daunnya nggak putih2 ya?... xD
Salah satu sayuran yang tumbuh subur di Rumah Hijau dengan pupuk hasil memilah dan mengolah sampah rumah tangga, untuk bahan raw juice setiap hari :)
Salah satu sayuran yang tumbuh subur di Rumah Hijau dengan pupuk hasil memilah dan mengolah sampah rumah tangga, untuk bahan raw juice setiap hari :)
Sunday, May 17, 2015
by Andito
6:09 PM
Hari ke-241 komposting. Kembali mengayak pupuk padat. Pupuk halus untuk pembibitan, pupuk kasar untuk pelengkap media tanam.
Delapan bulan menjalani hari-hari memilah dan mengolah sampah rumah tangga, sangat bersyukur masih semangat karena sudah menikmati hasilnya dan masih akan terus belajar :)
Delapan bulan menjalani hari-hari memilah dan mengolah sampah rumah tangga, sangat bersyukur masih semangat karena sudah menikmati hasilnya dan masih akan terus belajar :)
Wednesday, April 22, 2015
by Andito
10:19 PM
Hari ini, aku kembali memanen bayam-bayam yang tumbuh di rumah, yang ditanam di dalam polybag, tumbuh kembali dengan pupuk dari pengolahan sampah rumah tangga. Bila dihitung-hitung, aku mulai memanen kembali bayam-bayamku 3 minggu setelah panen yang pertama.
Wah, jadi semangat menyemarakkan bayam dan aneka sayuran di rumah nih… ^^d
Friday, April 17, 2015
by Andito
5:00 AM
Tidak terasa, sudah 7 bulan aku menjalani proses komposting, memilah dan mengolah sampah rumah tangga di rumah, lalu menikmati berbagai hasil dari proses tersebut. Mulai dari mendapatkan pupuk, menikmati hasil panen sayur dari kebun sendiri, sampai mendapatkan lembaran-lembaran rupiah dari hasil penjualan pupuk cair.
Maka kesimpulan sementara selama proses 7 bulan ini adalah aku masih sangat menikmati setiap proses dan hasil yang dicapai. Yang jelas, tempat sampah di depan rumah yang berbau busuk karena tercampur antara sampah kering dan basah sudah tidak dialami lagi.
Sunday, April 5, 2015
by Andito
5:00 AM
Dua hari yang lalu, melihat semakin tumbuh besarnya bayam-bayam yang ditanam di rumah, aku memutuskan untuk mamanen saja bayam-bayam tersebut. Sebagian besar sudah berbunga dan telah menghasilkan bibit-bibit bayam yang baru. Dari sanalah aku mempelajari dari mana bibit bayam itu dihasilkan. Betul-betul dalam satu pohon bayam menghasilkan puluhan bahkan ratusan biji bayam :)
Dan sungguh aku sangat mensyukuri dan menikmati bening bayam merah-hijau hasil dari pohon sendiri. Semoga dapat menikmati hasil panen berikutnya ^^d
![]() |
| Hasil panen pupuk padat dan cair |
Wednesday, April 1, 2015
by Andito
5:00 AM
Hari ini kembali aku memanen pupuk cair dan padat dari komposter untuk mengolah sampah dapur di rumah. Bersyukur aku mendapatkan sekitar 4 liter pupuk cair dan pupuk padat.
![]() |
| Ayakan pupuk padat dan sisanya |
Melihat sisa ayakan pupuk padat, aku jadi terkenang saat sempat kebingungan ketika melihat sisa ayakan pupuk padat cukup banyak, sedangkan komposter masih terlihat penuh. Artinya kalau sisa ayakan itu dimasukkan ke dalam komposter, maka komposter menjadi penuh kembali dan tidak ada ruang untuk sampah dapur yang baru.
Thursday, March 26, 2015
by Andito
7:38 PM
Hari ini, aku kembali memanen pupuk padat dan pupuk cair dari komposterku. Dan sebagaimana panen sebelumnya, aku memperoleh sekitar 4 liter pupuk cair.
Dua hari yang lalu, rumahku kembali mendapat kunjungan dari wanita super sibuk, Mbak Wilda Yanti. Bagaimana tidak super sibuk, karena dari status-status beliau di FB, perjalanannya terlihat dari daerah ke daerah untuk memberikan edukasi seputar sampah dan pengolahannya. Maka bila ada waktu dimana beliau bisa mampir ke rumah, niscaya benar-benar disempatkan di dalam kepadatan jadwalnya. Kedatangan Mbak Wilda adalah untuk mengantarkan 5 kg beras organik yang sudah dijanjikannya untukku sebagai apresiasi karena aku dapat konsisten melakukan pemilahan dan pengolahan sampah rumah tangga sampai saat ini.
Friday, March 20, 2015
by Andito
5:00 AM
Hari ini, aku kembali memanen pupuk padat dan pupuk cair dari komposter di rumahku. Bila melihat dari kedua tempat yang terisi, maka aku memperoleh sekitar 4 liter pupuk cair.
Dan hari ini aku kembali bersyukur bahwa tidak hanya buncis, namun kacang panjang yang kutanam pun sudah mulai berbuah. Berawal dari bunga-bunga berwarna kuning muda yang cantik, setelah rontok, memanjanglah bakal buah dari bunga, menjelma menjadi kacang panjang.
Monday, March 16, 2015
by Andito
5:00 AM
Hari ini sudah kedua kalinya aku memanen pupuk cair tanpa memanen pupuk padat. Dan hasilnya cukup banyak, lebih dari 4 liter.
Dan pada hari ini aku dibahagiakan dengan telah munculnya buah-buah buncis di kebun kecilku, yang berawal dari bunga-bunga berwarna ungu yang cantik. Sungguh aku bersyukur karena semua itu adalah hasil tanam mandiri dengan pupuk yang berasal dari sampah dapur rumah tangga, baik pupuk padat yang menjadi media tanamnya maupun pupuk cair yang disemprotkan secara rutin setiap harinya (atau 2 hari sekali kalau sedang tidak sempat).
Tuesday, March 10, 2015
by Andito
5:00 AM
Di hari ke-172 komposting ini, kembali aku melihat bahwa komposterku menghasilkan pupuk cair yang cukup banyak, walau belum dipenuhi sampah sejak panen pupuk padat yang terakhir. Sebagaimana hari ini, kembali aku memanen pupuk cair dengan jumlah cukup banyak, sekitar 5 liter.
Dan pada hari ini pula, aku berhasil mengumpulkan 5 liter pupuk cair yang sudah diaerasi. Rencananya, pupuk cair ini akan dikemas sesuai dengan standar yang akan diajarkan Mbak Wilda. Kapan waktunya? Tunggu Mbak Wilda atau sahabat-sahabat dari Xaveria punya waktu untuk mampir ke rumah. Dan melalui tulisan ini aku sudah melaporkan bahwa lima liter pupuk cair siap dikemas ya Mbak! :)
Tuesday, March 3, 2015
by Andito
6:00 AM
![]() |
| Hasil panen pupuk padat dan cair |
ah tangga. Salah satunya adalah betapa ukuran cacahan sampah sepertinya bisa menentukan kualitas pupuk yang dihasilkan.
Sebagaimana hasil panen hari ini dapat dikatakan cukup baik dan normal, setelah sempat mengalami hari-hari panen yang lebih penuh perjuangan di dalam musim hujan. Aroma pupuk padat dan warna sekitar 4,5 liter pupuk cair yang dihasilkan terlihat seperti saat pertama kali pupuk padat dan cair dipanen dahulu kala.
Subscribe to:
Posts (Atom)











