Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia mengadakan sebuah event dengan tema Gerakan Nasional Pilah Sampah dari Rumah yang diadakan di Gelora Bung Karno pada Minggu, 15 September 2019.
Walau melewatkan momen seremoni di awal kegiatan, banyak ilmu yang bisa diserap dari para praktisi peduli lingkungan yang berbagi informasi melalui tenda-tenda yang disediakan di sana.
Bagaimana suasananya yang tertangkap kamera dan mata dari Rumah Hijau? Silakan simak vlog ini sampai selesai ya.
Dan nantikan lanjutan liputan dalam vlog-vlog selanjutnya.
Selamat memilah dan mengolah sampah rumah tangga kita, mulai dari sekarang, tanpa nanti, tanpa tapi.
Punya lahan tidak luas di rumah Anda namun ingin memiliki sayuran dan merasakan asyiknya memanen dari halaman bahkan jemuran Anda sendiri?
Silakan simak vlog ini sampai habis. Dan dapatkan inspirasi instalasi hidroponik yang bisa dipasang di ruang sempit.
Bila sungguh2 berminat, ukuran dan model instalasinya sangat dapat disesuaikan dengan situasi dan kondisi sudut rumah Anda, dengan satu syarat utama: terpapar matahari setidaknya 4 jam setiap harinya untuk mendapatkan hasil sayuran yang optimal.
Asyik? 😃
Terima kasih ya Bunda Iyung dan Dipa karena sudah menjadi bagian dari penghasil oksigen dan penambah kehijauan di Indonesia 👍🌱
Kepada sahabat semua, selamat menonton dan semoga terinspirasi 😃👍
Tidak perlu menyiram, cukup menjaga air tetap mengalir setiap hari. Dan Anda bisa menikmati sawi dengan lebar daun setelapak tangan dari halaman rumah Anda sendiri.
Berawal dari persahabatan yang terjalin lewat media sosial FB, kak Fatia Zalfa mengundang saya untuk datang ke Binus School Bekasi guna membicarakan kemungkinan kegiatan berkebun menjadi bagian dari kegiatan elective mereka.
Kalau bahasa yang saya pahami mah ekskul, ekstrakurikuler 😁
Jadilah hari ini saya berkesempatan untuk turut mewarnai ruang MPH Binus School Bekasi dengan sesuatu yang berbeda, sekaligus memberikan pilihan bagi para siswa dan orangtua yang hadir mengenai kegiatan apa yang akan diperkenalkan kepada anak2nya.
Misi saya sederhana: memperkenalkan urban farming kepada semakin banyak orang dan sedini mungkin 🌱
Karena dengan mengenali bagaimana sayuran bertumbuh dan prosesnya, selain menanamkan rasa tanggung jawab, juga melihat bagaimana setiap apa yang kita makan semua berproses. Tidak instan.
Bukan karena punya uang, lalu segala apa yang kita ingin makan bisa terwujud begitu saja.
Tidak sesederhana itu, Ferguso. Butuh waktu dan usaha yang tidak sedikit untuk menghadirkan sebutir nasi di piring Anda.
Dengan memperkenalkan urban farming, semoga anak2 di Binus School Bekasi ini bisa bertumbuh juga rasa empatinya terhadap alam dan lingkungannya.
Sekali lagi terima kasih ya kak Fatia atas undangan dan kesempatannya 😃🙏👍
Dan karena langka, harga pun menjadi lebih tinggi daripada biasanya?
Maka berhidroponik bisa menjadi solusinya.
Selain menjadi sumber anti-oksidan terbaik karena bisa dipanen fresh dari instalasi, pemandangan sayuran yang hijau2 bisa menjadi hiburan tersendiri bagi keluarga, sahabat dan kerabat yang bersilaturahmi ke rumah selama Lebaran.
Asyik? :D
Dan dalam kesempatan ini, Rumah Hijau mengucapkan Selamat Idul Fitri 1440 H. Mohon maaf lahir dan batin dan selamat menikmati kebersamaan dan kebahagiaan bersama keluarga tercinta.
Semoga semakin bertebaran kebaikan dan kedamaian di seluruh permukaan bumi. Aamiin :)
Perlukah memiliki instalasi hidroponik lebih dari satu?
Tentu semua terpulang kepada visi dan tujuan dari berhidroponik itu sendiri.
Kebetulan keluarga saya adalah keluarga besar, jadi semakin banyak sayuran semakin baik untuk keluarga saya xD
Dan dengan memiliki instalasi hidroponik lebih dari satu, saya bisa menjadikan satu instalasi sebagai tempat pembesaran, dan instalasi lainnya sebagai tempat sayuran2 yang sudah siap panen.
Karena apa? Karena setiap tahapan tanaman memerlukan kadar nutrisi yang berbeda.
Jadi, siap menambah instalasi hidroponik di rumah Anda? :D